Rabu, 20 Mei 2009

Dalam Isapan Tembakau

Tentangmu:
dalam isapan tembakau,
terjadi unifikasi rasa.

Suaramu bergemerisik
seperti bunyi tembakau terbakar
bayanganmu
terselip dalam pekatnya asap tembakau

Hembusan asap ini tentangmu
tapi sudah berubah jadi rasa tembakau
Baunya menguar perlahan
memenuhi ruang kontemplasiku yang sempit
yang berusaha memuntahkan pikiran
tentangmu.

Perlu sampai berbatang-batang habis
hingga semua tentangmu menguap
Usai terbawa angin dan kugantikan
dengan semprotan parfum. 

Minggu, 26 April 2009

CUMA


Ini cuma spektrum 
kita hanya perlu melihat biasnya
tak usah memaksakan agar semuanya terlihat jelas
berspekulasi dan berkompensasi.
Terlalu banyak gradasi, tapi sungguh serasi
Gelombang-gelombang cahaya
seperti menarikku: kesenangan yang tak ada tepi

Ini cuma sajak
yang isinya berbagai kebodohan dan ketidakpastian
angan-angan
Tapi aku senang
tanpa harus merasa dikejar atau mengejar
tanpa gangguan

Ini cuma perspektif
tak ada benar ataupun salah
baik/tidak baik
terserah saja
biasa. luar biasa
cuma: sama saja!

Kamis, 02 April 2009

Saya Harus ke Belanda



Well, ini postingan paling dadakan yg pernah saya buat. Gara2 iseng melihat advertising ketika bermain2 Facebook. Anyway...sounds interesting, ikut summer course di Belanda. Why not?? Yang membuat saya bersemangat adalah karena helloooo...Belanda gitu lho! Sebagai seorang mahasiswa fakultas Hukum sejatinya saya lumayan kenyang dgn istilah2 bhs Belanda dlm berbagai mata kuliah. Pemandangannya*palagi tulip2 lucu n kincirnya, itu udah pasti deh!*

Apalagi kalau menang beneran, ikutan summer course, blajar bahasa disana. Wuiiiihh...it would be a total blast! Sukur2 saya bisa sekalian explore sejarah perkembangan hukum disana; bagaimana dgn penerapannya ketika menjajah Indonesia dan yg skrg berlaku ataukah sdh tdk berlaku. Pokoknya macam2 deh!

Hmm..sbenernya ini diluar konteks klo saya menang..tapiii,,saya jg penasaran ingin berkunjung ke tempat berlatih capoeira cabang dari club internasional yg jd tempat saya berlatih, yaitu Grupo Cordao de Ouro Holland. Bertemu dgn Mestre Espirro-Mirim, huaaaa....gk kebayang deh!

Intinya sih...klo beneran menang, bakal jadi trip yg menyenangkan n unforgettable on the rest of my life. Nih ya saya kasih link biar tahu segimana kerennya Mestre Espirro-Mirim. Belajar bahasa, budaya, menjelajah 'mantan' negeri yg pernah menancapkan kolonialisasinya di negeri kita menurut saya suatu komposisi trip yg unik.

Rabu, 01 April 2009

GUSAR


Di sudut lamunanku
Kau membawa kontemplasi-kontemplasi itu jadi nyata
Awalnya tak ada lalu menjadi ada
Eksistensimu menguat, merajut jejaring di pusat benakku.
Kadang diskusi; lebih sering perdebatan yang memicu adrenalinku. Menyebarkan emosi, menuntut kekuatan logikaku.
Terpaut jarak membuatku tak ayal bertanya-tanya TENTANGMU.
Dari planet mana kau berasal? Mengapa harus aku? Apakah makna ini semua?
Kau membuka kelambu; menarik haluan dan memutarnya sesukamu. Kemanapun kau mau.
Aku nyaris gila! Memikirkan semua kemungkinan tanpa sanggup mengharapkan semua itu jadi sebuah realitas.
Saatku berusaha menutupnya, kau seenaknya mendobrak
Sia-sia sudah pertahanan yang kubangun. 
Itu sebuah garis putus-putus (semu) atau jalinan tali?
Keheningan terkapar di depanku dan kemarahan
berdiaspora hampir menguasaiku.
Bergelayut seperti awan mendung di angkasa: Dunia pararel kita.
Sendi-sendi suaramu membetot relung sukmaku. Getarannya sok-sok mengatur pangkal syaraf motorikku.
Labirin-labirin alibimu. Sesat dalam senjaku.

Aku jengah. seperti takkan ada hari esok saja.
Kata-katamu seperti ingin memangsaku; menerkam.
Memerangkapku di balik jeruji asmara. Begitu pongah.
Kerandamu seperti ingin mengusungku. Aku lemah 
sekarang: tanpa rasio. Percuma semua metafor itu.
Tidak-ada-guna-nya. je-las. Payah.
Kucoba bantah semua itu.

Kotoran-kotoran yang tercecer tak sempat kubersihkan, 
bukankah itu debu kebencian? 
Rasanya masih menyengat permukaan pori-poriku. Lelah tak tentu arah.
bagai berputar dalam lorong-lorong sempit.
Jeritan-jeritan nafsu berbalapan menembus antero angin. Semburat cahaya ultraviolet meredupi bara api. Goncangan bumi menutupi amarah.
Aku goyah dan tertatih. Kombinasi ketiadaan daya.

Masihkah sekarang kau bersarang di situ? Kau tak lebih dari hama yang menggangguku hingga pening! Penuh-sesak.

Sumpah mati aku tak bilang begitu. Kau baik; sebaik satire yang menguasai logisku. Brengsek. Balau kau kacaukan. 
Perihnya sungu tak tertandingi. Manipulasiku sudah kehabisan koma: ini sudah berakhir.
Masihkah kau mampu mengutuk dan menyerapahinya?
Hah, undang saja semua tanyamu kalau begitu!

Selasa, 17 Februari 2009

One Step Closer

Huaaaa...sudah berapa abad lamanya saya tidak memposting di tempat saya mencurahkan segala pemikiran saya! Jadi sudah terlalu banyak peristiwa penting dan menarik yang terlanjur saya lewatkan begitu saja tanpa sempat sharing di sini. Sudah banyak yg komentar, ingin menikmati dan membaca tulisan saya. Maaf, maaf, maaf. Walaupun sebenarnya saya tidak terlalu banyak mengikuti kegiatan selalin kuliah, tapi jujur kegiatan di luar kuliahpun sangat menguras energi dan waktu.  

Well, sebenarnya dapat mudah ditebak sih. I always busy with capoeira! ^_~ Sekarang ini bisa dibilang saya sedang merintis di club yg baru. Belajar semua gerakan dari nol lagi, bertemu dengan banyak orang yg pemahamannya benar2 membuka wawasan saya dan membuat saya lebih memahami segala sesuatunya dengan lebih arif. Tiba2 saja semuanya jadi lebih menantang dan menyenangkan; walaupun tekanannya semakin besar. Daaann...saya baru2 ini menyadari memang sepertinya Tuhan sudah menggariskannya untuk saya; seperti saya sudah ditaruh di jalur yang seharusnya. Semoga memang begitu! 

Tahun ini spertinya bakal penuh dengan kejutan2 yg bikin saya passionate utk menjalaninya. Tapi mungkin frekuensi menulis saya jadi jauh berkurang. Otak saya sudah terlalu lelah hanya untuk menuliskan detail2 kejadian yg saya alami. Tapiii...sejak awal saya membuat blog ini sudah menetapkan dalam hati bahwa saya tidak boleh berhenti menulis hanya karena kelelahan. Tapi memang mungkin frekuensinya yang sedikit berkurang. Yang jelas, saya sudah selangkah lagi untuk sesuatu yg saya anggap sangat penting. Memang prosesnya cukup melelahkan, namun saya percaya jika kita sungguh2 maka semuanya pasti menjadi mungkin. 

Regards,

Ninis

Jumat, 09 Januari 2009

Just Read This

Berikut sebuah link menarik yg khusus ditulis teman saya, Mas Slamet. Ia terinspirasi menulis disebabkan chat seru kami di YM. Sumpah, saya gak nyangka banget...

http://kamumet.wordpress.com/2009/01/04/esensi-capoeira-by-niniez/

Soo...just read and you may also leave a comment there!

Regards,

Ninis